Bahagian 1
Section 1
Pengenalan Surah
Introduction
يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ ٤
"(Hari itu ialah: hari kiamat), hari manusia menjadi seperti kelkatu yang terbang berkeliaran," — Al-Qari'ah 101:4
"It is the Day when people will be like scattered moths," — Al-Qari'ah 101:4
Surah Al-Qari'ah diturunkan di Makkah al-Mukarramah pada zaman awal dakwah Nabi Muhammad ﷺ. Ia antara surah awal yang mengingatkan manusia tentang kepastian Hari Kiamat, sebagai amaran kepada kaum musyrikin Makkah yang menafikan kebangkitan semula dan pembalasan di akhirat. Temanya bersambung dengan Surah Az-Zalzalah (99) dan At-Takathur (102) — realiti Hari Kiamat dan akibat amalan manusia di dunia.
Surah Al-Qari'ah was revealed in Makkah in the early days of the Prophet's mission ﷺ. It is among the early surahs reminding people of the certainty of the Last Day, warning the Makkan polytheists who denied resurrection and recompense. Its theme connects with Surah Az-Zalzalah (99) and At-Takathur (102) — the reality of the Last Day and the consequences of human deeds.
Tema Utama Surah
Main Themes
- ① Kengerian dan kedahsyatan Hari Kiamat.
- ② Amalan manusia akan ditimbang dengan timbangan yang adil.
- ③ Dua golongan manusia — yang berat timbangan kebaikan dan yang ringan.
- ① The terror and magnitude of the Last Day.
- ② Human deeds will be weighed on just scales.
- ③ Two groups — those whose good deeds weigh heavy, and those whose weigh light.
| Nama Surah (Arab) | سُورَةُ الْقَارِعَةِ |
| Makna Nama | Hari yang Menggemparkan / Pengetuk yang Dahsyat |
| Nombor Surah | 101 |
| Bilangan Ayat | 11 ayat |
| Juzuk | 30 (Juz 'Amma) |
| Jenis Wahyu | Makkiyyah (diturunkan di Makkah) |
| Surah Sebelum / Selepas | Al-'Adiyat (100) / At-Takathur (102) |
| Surah Name (Arabic) | سُورَةُ الْقَارِعَةِ |
| Meaning | The Striking Calamity |
| Surah Number | 101 |
| Total Verses | 11 verses |
| Juz | 30 (Juz 'Amma) |
| Revelation | Makkan (revealed in Makkah) |
| Previous / Next Surah | Al-'Adiyat (100) / At-Takathur (102) |
Bahagian 2
Section 2
Teks Penuh & Terjemahan
Full Text & Translation
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Ayat 1
Verse 1
الْقَارِعَةُ ١
"Hari yang menggemparkan,"
"The Striking Calamity!"
Ayat 2
Verse 2
مَا الْقَارِعَةُ ٢
"Apa dia hari yang menggemparkan itu?"
"What is the Striking Calamity?"
Ayat 3
Verse 3
وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ ٣
"Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui kedahsyatan hari yang menggemparkan itu?"
"And what can make you know what the Striking Calamity is?"
Ayat 4
Verse 4
يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ ٤
"(Hari itu ialah: hari kiamat), hari manusia menjadi seperti kelkatu yang terbang berkeliaran,"
"It is the Day when people will be like scattered moths,"
Ayat 5
Verse 5
وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنفُوشِ ٥
"Dan gunung-ganang menjadi seperti bulu yang dibusar berterbangan."
"and the mountains will be like fluffed-up wool."
Ayat 6
Verse 6
فَأَمَّا مَن ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ ٦
"Setelah berlaku demikian, maka (manusia akan diberikan tempatnya menurut amal masing-masing); adapun orang yang berat timbangan amal baiknya,"
"Then as for one whose scales are heavy (with good deeds),"
Ayat 7
Verse 7
فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ ٧
"Maka ia berada dalam kehidupan yang senang lenang."
"he will be in a pleasing life."
Ayat 8
Verse 8
وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ ٨
"Dan adapun orang yang ringan timbangan amal baiknya,"
"But as for one whose scales are light,"
Ayat 9
Verse 9
فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ ٩
"Maka tempat kembalinya ialah "Haawiyah"."
"his refuge will be an abyss (Hawiyah)."
Ayat 10
Verse 10
وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ ١٠
"Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui, apa dia "Haawiyah" itu?"
"And what can make you know what that is?"
Ayat 11
Verse 11
نَارٌ حَامِيَةٌ ١١
"(Haawiyah itu ialah): api yang panas membakar."
"It is a blazing Fire."
📝 Nota: Terjemahan Bahasa Melayu: Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (Abdullah Muhammad Basmeih), JAKIM. Terjemahan Inggeris ialah terjemahan ringkas maksud ayat.
📝 Note: The Malay translation follows Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (Abdullah Muhammad Basmeih), JAKIM. The English is a concise rendering of the meaning.
Bahagian 3
Section 3
Tafsir Ayat Demi Ayat
Verse-by-Verse Commentary
Ayat 1–3: Apakah Al-Qari'ah?
Verses 1–3: What Is Al-Qari'ah?
الْقَارِعَةُ ١
"Hari yang menggemparkan," — Al-Qari'ah 101:1
"The Striking Calamity!" — Al-Qari'ah 101:1
مَا الْقَارِعَةُ ٢
"Apa dia hari yang menggemparkan itu?" — Al-Qari'ah 101:2
"What is the Striking Calamity?" — Al-Qari'ah 101:2
وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ ٣
"Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui kedahsyatan hari yang menggemparkan itu?" — Al-Qari'ah 101:3
"And what can make you know what the Striking Calamity is?" — Al-Qari'ah 101:3
Perkataan Al-Qari'ah berasal daripada kata kerja qara'a (قَرَعَ) yang bermaksud memukul atau mengetuk dengan kuat. Ia menggambarkan peristiwa yang sangat dahsyat yang menggegarkan seluruh alam. Gaya soal-jawab tiga kali berturut-turut ialah teknik retorik Al-Qur’an untuk menarik perhatian dan menekankan besarnya peristiwa itu.
Al-Qari'ah comes from the verb qara'a, to strike or knock hard. It depicts a terrifying event that shakes the whole universe. The triple question is a Qur'anic device to seize attention and stress the event's magnitude.
Ayat 4–5: Gambaran Hari Kiamat
Verses 4–5: Scenes of the Last Day
يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ ٤
"(Hari itu ialah: hari kiamat), hari manusia menjadi seperti kelkatu yang terbang berkeliaran," — Al-Qari'ah 101:4
"It is the Day when people will be like scattered moths," — Al-Qari'ah 101:4
وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنفُوشِ ٥
"Dan gunung-ganang menjadi seperti bulu yang dibusar berterbangan." — Al-Qari'ah 101:5
"and the mountains will be like fluffed-up wool." — Al-Qari'ah 101:5
Dua perumpamaan yang sangat kuat: manusia seperti kelkatu yang bertebaran — huru-hara, keliru dan bertempiaran tanpa arah; dan gunung-ganang seperti bulu yang dibusar — menunjukkan perkara paling kukuh di bumi pun akan hancur lebur.
Two powerful images: people like scattered moths — in chaos, confused and rushing aimlessly; and mountains like carded wool — showing that even the firmest things on earth will be shattered.
Ayat 6–7: Timbangan Amal — Golongan yang Berat
Verses 6–7: The Scales — Those Whose Deeds Weigh Heavy
فَأَمَّا مَن ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ ٦
"Setelah berlaku demikian, maka (manusia akan diberikan tempatnya menurut amal masing-masing); adapun orang yang berat timbangan amal baiknya," — Al-Qari'ah 101:6
"Then as for one whose scales are heavy (with good deeds)," — Al-Qari'ah 101:6
فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ ٧
"Maka ia berada dalam kehidupan yang senang lenang." — Al-Qari'ah 101:7
"he will be in a pleasing life." — Al-Qari'ah 101:7
Konsep Mizan (timbangan amal) adalah antara perkara yang wajib diimani. Setiap amal manusia akan ditimbang dengan tepat dan adil. Mereka yang berat timbangan kebaikannya akan berada dalam 'isyatin radiyah — kehidupan yang memuaskan di syurga.
Belief in the Mizan (scales of deeds) is obligatory. Every deed will be weighed precisely and justly. Those whose good deeds weigh heavy will enjoy 'ishatin radiyah — a pleasing life in Paradise.
Ayat 8–11: Ringan Timbangan & Neraka Hawiyah
Verses 8–11: Light Scales & the Abyss of Hawiyah
وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ ٨
"Dan adapun orang yang ringan timbangan amal baiknya," — Al-Qari'ah 101:8
"But as for one whose scales are light," — Al-Qari'ah 101:8
فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ ٩
"Maka tempat kembalinya ialah "Haawiyah"." — Al-Qari'ah 101:9
"his refuge will be an abyss (Hawiyah)." — Al-Qari'ah 101:9
وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ ١٠
"Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui, apa dia "Haawiyah" itu?" — Al-Qari'ah 101:10
"And what can make you know what that is?" — Al-Qari'ah 101:10
نَارٌ حَامِيَةٌ ١١
"(Haawiyah itu ialah): api yang panas membakar." — Al-Qari'ah 101:11
"It is a blazing Fire." — Al-Qari'ah 101:11
Tempat kembali golongan yang ringan timbangannya disebut ummuhu hawiyah — perkataan umm (ibu) digunakan kerana neraka akan “memeluk” mereka sebagaimana ibu memeluk anaknya, satu gambaran yang sangat menggerunkan. Hawiyah bermaksud jurang yang amat dalam, lalu Allah sendiri menjelaskannya: “api yang panas membakar”. Rasulullah ﷺ bersabda bahawa api dunia hanyalah satu bahagian daripada tujuh puluh bahagian panas api neraka Jahannam (Sahih al-Bukhari 3265; Sahih Muslim 2843).
The destination of those with light scales is called ummuhu hawiyah — "umm" (mother) is used because the Fire will "embrace" them as a mother embraces her child, a terrifying image. Hawiyah means a deep abyss, and Allah Himself explains it: "a blazing Fire". The Prophet ﷺ said worldly fire is only one of seventy parts of the heat of Hell (Sahih al-Bukhari 3265; Sahih Muslim 2843).
Bahagian 4
Section 4
Al-Qur’an & Sains
Quran & Science
4.1 Gunung Menjadi Seperti Bulu
4.1 Mountains Like Carded Wool
وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنفُوشِ ٥
"Dan gunung-ganang menjadi seperti bulu yang dibusar berterbangan." — Al-Qari'ah 101:5
"and the mountains will be like fluffed-up wool." — Al-Qari'ah 101:5
🏔 Fakta Geologi: Gunung-ganang mempunyai “akar” yang dalam — kerak bumi di bawah banjaran Himalaya mencecah ketebalan kira-kira 70 km.
Namun pada Hari Kiamat, struktur yang sekukuh ini akan hancur seperti bulu yang dihambur-hamburkan, sebagaimana gambaran Al-Qur’an.
🏔 Geology: Mountains have deep "roots" — the crust beneath the Himalayas is about 70 km thick.
Yet on the Last Day, such firm structures will be scattered like carded wool, as the Qur'an describes.
4.2 Manusia Seperti Kelkatu
4.2 People Like Scattered Moths
يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ ٤
"(Hari itu ialah: hari kiamat), hari manusia menjadi seperti kelkatu yang terbang berkeliaran," — Al-Qari'ah 101:4
"It is the Day when people will be like scattered moths," — Al-Qari'ah 101:4
🧠 Psikologi: Dalam ketakutan melampau, otak mengaktifkan amigdala (pusat ketakutan).
Kajian Drury & Reicher (2009) mendapati dalam kebanyakan bencana dunia, manusia sebenarnya jarang panik membuta tuli — mereka cenderung saling membantu.
Ini menunjukkan betapa luar biasanya Hari Kiamat: kedahsyatannya melampaui segala bencana, sehingga manusia bertebaran tanpa arah seperti kelkatu.
🧠 Psychology: In extreme fear, the brain activates the amygdala (the fear centre).
Drury & Reicher (2009) found that in most real disasters people rarely panic blindly — they tend to help one another.
This shows how extraordinary the Last Day will be: its terror exceeds every disaster, so people scatter aimlessly like moths.
4.3 Kesedaran Akhirat Sebagai Motivasi
4.3 Awareness of the Hereafter as Motivation
فَأَمَّا مَن ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ ٦
"Setelah berlaku demikian, maka (manusia akan diberikan tempatnya menurut amal masing-masing); adapun orang yang berat timbangan amal baiknya," — Al-Qari'ah 101:6
"Then as for one whose scales are heavy (with good deeds)," — Al-Qari'ah 101:6
💡 Kajian Psikologi: Kajian perspektif masa (Zimbardo & Boyd, 1999) mendapati individu yang mempertimbangkan akibat jangka panjang perbuatan mereka cenderung menunjukkan disiplin diri, tanggungjawab dan tingkah laku prososial yang lebih tinggi.
Konsep Mizan memotivasikan manusia untuk sentiasa memperbanyakkan kebaikan.
💡 Research: Time-perspective research (Zimbardo & Boyd, 1999) found people who weigh the long-term consequences of their actions show greater self-discipline, responsibility and prosocial behaviour.
The concept of the Mizan motivates people to keep increasing good deeds.
Bahagian 5
Section 5
Hadis Berkaitan
Related Hadith
Hadis-hadis berikut berkait dengan tema timbangan amal dan Hari Pembalasan.
The following hadith relate to the scales of deeds and the Day of Recompense.
☾ Hadis 1 — Ringan di Lidah, Berat di Timbangan (Ayat 6)
☾ Hadith 1 — Light on the Tongue, Heavy on the Scales (Verse 6)
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ، حَدَّثَنَا عُمَارَةُ بْنُ الْقَعْقَاعِ، عَنْ أَبِي زُرْعَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ، ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ، حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ ".
Daripada Abu Hurairah رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Dua kalimah yang ringan pada lidah, berat pada timbangan, dan dicintai oleh ar-Rahman: Subhanallahi wa bihamdih, Subhanallahil ‘Azim.”
Abu Hurairah reported that the Messenger of Allah ﷺ said: "Two phrases are light on the tongue, heavy on the scales and beloved to the Most Merciful: Subhanallahi wa bihamdih, Subhanallahil 'Azim."
Riwayat: Sahih al-Bukhari (6682) — Kitab al-Aiman wa an-Nudzur; juga Muslim (2694)
Sanad: Qutaibah bin Sa'id → Muhammad bin Fudail → 'Umarah bin al-Qa'qa' → Abu Zur'ah → Abu Hurairah RA
Narrated in: Sahih al-Bukhari (6682) — Book of Oaths and Vows; also Muslim (2694)
Chain: Qutaibah bin Sa'id → Muhammad bin Fudail → 'Umarah bin al-Qa'qa' → Abu Zur'ah → Abu Hurairah RA
✔ Sahih (Muttafaqun ‘alaih)
☾ Hadis 2 — Iringilah Keburukan dengan Kebaikan (Ayat 6–8)
☾ Hadith 2 — Follow a Bad Deed with a Good One (Verses 6–8)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ، عَنْ مَيْمُونِ بْنِ أَبِي شَبِيبٍ، عَنْ أَبِي ذَرٍّ، قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " اتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ " . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ .
Daripada Abu Dzar رضي الله عنه: Rasulullah ﷺ bersabda kepadaku:
“Bertakwalah kepada Allah di mana sahaja kamu berada. Iringilah keburukan dengan kebaikan, nescaya ia akan menghapuskannya. Dan bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang baik.”
Imam at-Tirmizi berkata: Hadis ini hasan sahih.
Abu Dharr said: The Messenger of Allah ﷺ said to me: "Be mindful of Allah wherever you are. Follow a bad deed with a good one and it will erase it, and treat people with good character." At-Tirmidhi said: hasan sahih.
Riwayat: Jami' at-Tirmizi (1987) — Kitab al-Birr wa as-Silah
Sanad: Muhammad bin Basysyar → 'Abdurrahman bin Mahdi → Sufyan → Habib bin Abi Thabit → Maimun bin Abi Syabib → Abu Dzar RA
Narrated in: Jami' at-Tirmidhi (1987) — Book of Righteousness and Kinship
Chain: Muhammad bin Basysyar → 'Abdurrahman bin Mahdi → Sufyan → Habib bin Abi Thabit → Maimun bin Abi Syabib → Abu Dzar RA
✔ Hasan Sahih (at-Tirmizi)
☾ Hadis 3 — Paling Berat di Timbangan: Akhlak yang Baik (Ayat 6)
☾ Hadith 3 — Heaviest on the Scales: Good Character (Verse 6)
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ، وَحَفْصُ بْنُ عُمَرَ، قَالاَ حَدَّثَنَا ح، وَحَدَّثَنَا ابْنُ كَثِيرٍ، أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ، عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ أَبِي بَزَّةَ، عَنْ عَطَاءٍ الْكَيْخَارَانِيِّ، عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ، عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " مَا مِنْ شَىْءٍ أَثْقَلُ فِي الْمِيزَانِ مِنْ حُسْنِ الْخُلُقِ " . قَالَ أَبُو الْوَلِيدِ قَالَ سَمِعْتُ عَطَاءً الْكَيْخَارَانِيَّ . قَالَ أَبُو دَاوُدَ وَهُوَ عَطَاءُ بْنُ يَعْقُوبَ وَهُوَ خَالُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ نَافِعٍ يُقَالُ كَيْخَارَانِيٌّ وَكَوْخَارَانِيٌّ .
Daripada Abu ad-Darda’ رضي الله عنه, daripada Nabi ﷺ, Baginda bersabda:
“Tidak ada sesuatu yang lebih berat dalam timbangan daripada akhlak yang baik.”
Abu ad-Darda' reported that the Prophet ﷺ said: "Nothing is heavier on the scales than good character."
Riwayat: Sunan Abi Dawud (4799) — Kitab al-Adab; juga at-Tirmizi (2003)
Sanad: Abu al-Walid at-Tayalisi, Hafs bin 'Umar & Ibn Kathir → Syu'bah → Al-Qasim bin Abi Bazzah → 'Ata' al-Kaikharani → Ummu ad-Darda' → Abu ad-Darda' RA
Narrated in: Sunan Abi Dawud (4799) — Book of Manners; also at-Tirmidhi (2003)
Chain: Abu al-Walid at-Tayalisi, Hafs bin 'Umar & Ibn Kathir → Syu'bah → Al-Qasim bin Abi Bazzah → 'Ata' al-Kaikharani → Ummu ad-Darda' → Abu ad-Darda' RA
✔ Sahih (al-Albani)
☾ Hadis 4 — Doa Malaikat untuk Orang yang Berinfak
☾ Hadith 4 — The Angels' Prayer for the Giver
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، قَالَ حَدَّثَنِي أَخِي، عَنْ سُلَيْمَانَ، عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي مُزَرِّدٍ، عَنْ أَبِي الْحُبَابِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ " مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُولُ الآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا ".
Daripada Abu Hurairah رضي الله عنه, bahawa Nabi ﷺ bersabda:
“Tidak ada suatu hari pun yang dimasuki waktu pagi oleh para hamba melainkan dua malaikat turun. Salah seorang daripada keduanya berdoa: ‘Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak.’ Dan yang seorang lagi berdoa: ‘Ya Allah, berikanlah kebinasaan kepada orang yang menahan hartanya.’”
Abu Hurairah reported that the Prophet ﷺ said: "There is no day on which the servants wake but two angels descend. One says: 'O Allah, give the one who spends a replacement,' and the other says: 'O Allah, give the one who withholds ruin.'"
Riwayat: Sahih al-Bukhari (1442) — Kitab az-Zakat; juga Muslim (1010)
Sanad: Isma'il → saudaranya (Abu Bakr) → Sulaiman → Mu'awiyah bin Abi Muzarrid → Abu al-Hubab → Abu Hurairah RA
Narrated in: Sahih al-Bukhari (1442) — Book of Zakah; also Muslim (1010)
Chain: Isma'il → his brother (Abu Bakr) → Sulaiman → Mu'awiyah bin Abi Muzarrid → Abu al-Hubab → Abu Hurairah RA
✔ Sahih (Muttafaqun ‘alaih)
☾ Hadis 5 — Selamatkan Diri dari Neraka walau Separuh Kurma (Ayat 9–11)
☾ Hadith 5 — Shield Yourself from the Fire, Even with Half a Date (Verses 9–11)
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَعْقِلٍ، قَالَ سَمِعْتُ عَدِيَّ بْنَ حَاتِمٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ " اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ ".
Daripada ‘Adi bin Hatim رضي الله عنه, beliau berkata: Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:
“Takutlah kamu kepada api neraka walaupun dengan (bersedekah) separuh biji tamar.”
'Adi bin Hatim said: I heard the Messenger of Allah ﷺ say: "Protect yourselves from the Fire, even with half a date (given in charity)."
Riwayat: Sahih al-Bukhari (1417) — Kitab az-Zakat; juga Muslim (1016)
Sanad: Sulaiman bin Harb → Syu'bah → Abu Ishaq → 'Abdullah bin Ma'qil → 'Adi bin Hatim RA
Narrated in: Sahih al-Bukhari (1417) — Book of Zakah; also Muslim (1016)
Chain: Sulaiman bin Harb → Syu'bah → Abu Ishaq → 'Abdullah bin Ma'qil → 'Adi bin Hatim RA
✔ Sahih (Muttafaqun ‘alaih)
Bahagian 6
Section 6
Panduan Amali & Doa
Daily Practice & Supplication
10 Amalan untuk Memberatkan Timbangan Kebaikan
10 Deeds to Make Your Scales Heavy
- ① Amalkan zikir Subhanallahi wa bihamdih, Subhanallahil 'Azim setiap hari.
- ② Sentiasa beristighfar dan bertaubat.
- ③ Perbanyakkan sedekah dan infaq di jalan Allah.
- ④ Jaga akhlak — antara amalan terberat di Mizan.
- ⑤ Solat tepat pada waktunya.
- ⑥ Tilawah Al-Qur’an setiap hari walaupun satu muka surat.
- ⑦ Sebarkan ilmu yang bermanfaat.
- ⑧ Sentiasa ingat Hari Kiamat sebagai motivasi beramal.
- ⑨ Jaga silaturrahim dengan keluarga dan jiran.
- ⑩ Berdoa agar Allah memberatkan timbangan kebaikan kita.
- ① Say Subhanallahi wa bihamdih, Subhanallahil 'Azim daily.
- ② Keep seeking forgiveness and repenting.
- ③ Give charity in Allah's path.
- ④ Guard your character — among the heaviest deeds on the Scales.
- ⑤ Pray on time.
- ⑥ Recite the Qur'an daily, even one page.
- ⑦ Spread beneficial knowledge.
- ⑧ Remember the Last Day as motivation.
- ⑨ Keep ties with family and neighbours.
- ⑩ Ask Allah to make your scales of good heavy.
Penutup & Doa
Closing & Supplication
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ ٢٠١
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka." — Al-Baqarah 2:201
"Our Lord, give us good in this world and good in the Hereafter, and protect us from the punishment of the Fire." — Al-Baqarah 2:201